Bismillah. Rasa bahagia karena hendak menemui hari kemenangan tak lepas dari derai haru melepas bulan mulia, Ramadhan. Wuah, pasti bakal kangen banget sama jamaah ibu2 yang suka ngegosip saat khutbah (dan saya kadang ikut mendengarkan, astaghfirulloh), simbah2 yang suka nyuruh saya nempatin barisan depan yang kosong, juga adek2 yang kadang2 di tengah sholat malah berhenti istirahat, maen2, atau kabur dan ga balik2 lagi. Akankah tahun depan kita bisa bertemu dalam shof tarawih lagi? Bapak, Ibu, Mbak Tari, Mbak Kiki, akankah tahun depan kita buka puasa bareng2 lagi? Juga sahur dengan mata yg sayup2, ditemenin acara komedi sahur di tivi, mungkinkah terjadi lagi? Ya Allah, Engkau lebih mengetahui apa2 yang tidak hambaMu ini ketahui. Hem, sebuah nasyid dari UNIC cocok banget buat muhasabah di penghujung ramadhan ini :) Hari raya hari kemenangan Hari kesyukuran dilimpahi kemuliaan Di lipatan seni mehnah Ilahi Ada maksud murni yang lebih hakiki Pada nafsu yang dilentur lapar dahaga Pa...
Ceracau ceracau ceracau